Selasa, 28 Juli 2009

Obat Penenang atau Ketenangan

Yang hatinya teguh Kau jagai dengan damai sejahtera, sebab kepadaMulah ia percaya –Yesaya 26:3

”Demi Tuhan, dokter, berikan aku obat penenang atau aku akan gila”. Demikian kata pasien terakhir malam itu, ketika akau bersiap untuk mengakhiri jam praktek. Dari dua pilihan yang ia berikan, obat penenang kelihatannya lebih baik sampai akau punya waktu untuk bertemu dengan dia lagi. Ketika aku mengambil pena seolah-olah ada suara yang berkata : ”Carilah sekarang apa masalah sebenarnya”. Cerita yang lazim pun ia ceritakan. Suaminya tidak memahami dia, ia merasa ada tembok diantara mereka dan tentu saja, menurut dia ia semua gara-gara suaminya. Dia merasa terpojok, tidur dan makan tidak teratur, dan tidak bisa berkonsentrasi. Bagaimana aku bisa berbicara tentang perhatian Tuhan terhadap dia, seorang perempuan yang terluka dan marah, yang mungkin tidak pernah memikirkan Tuhan?

Jawabannya lebih mudah daripada yang kuduga. Apa yang ia katakan tentang tembok dalam pernikahannya mengingatkanku pada rencanaku pergi menonton pertunjukan drama kristen. Aku mengundang dia untuk ikut menonton, meski aku merasa sedikit bodoh melakukan itu. Ternyata dia menerima undanganku. Dramanya tentang tembok-tembok yang didirikan oleh berbagai macam orang diantara satu dan lainnya. Tuhan yang menyamar sebagai dokter, dengan bebas berpindah dari satu sisi ke sisi yang lain dengan tembok-tembok mana pun. Pasienku segera mengerti intinya. Tembok yang ia bayangkan ada diantara ia dan suaminya, dibangun oleh mereka sendiri. Dan Tuhan peduli akan mereka berdua.

Kini ia tidak lagi membutuhkan obat penenang. Pimpinan Tuhan diberikan pada waktuNya yang tepat, baik bagi kehidupan perempuan itu maupun bagi catatan harian pribadiku.

Doa: Allah yang baik, tolonglah aku agar lebih peka mendengar bisikanMu, dan bertindak sesuai dengan pimpinanMu-Amin.

Baca: Lukas 10: 38-42

FAM McAll-Inggris
Dikutip dari: ”Buku Sumber Hidup Praktisi Medis”

Tidak ada komentar:

Copyright 2007, Pelayanan Medis Nasional (PMdN) Perkantas

Jl. Pintu Air Raya 7, Komplek Mitra Pintu Air Blok C-5, Jakarta Pusat
Telp. (021) 3522923, 3442463-4 Fax (021) 3522170
Twitter/IG : @MedisPerkantas
Download Majalah Samaritan Versi Digital : https://issuu.com/samaritanmag