Selasa, 15 Juli 2014

Mengapa Kita Kristen?

Akulah pokok anggur yang benar ... Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku - Yohanes 15 : 1,8

Kita berada di dalam Kristus agar menghasilkan buah. Yesus mengulang konsep ini tujuh kali dalam delapan ayat. Jadi seharusnyalah kita sangat mengerti hal itu. Tapi apa sebenarnya yang Ia maksud?

Ada seorang pemuda, dokter umum yang selama di sekolah sudah aktif dalam Christian Union. Ketika ia menyadari bahwa kepada Yesus secara terbuka di depan umum dapat membuatnya tidak populer, maka ia berdalih bahwa penginjilan bukan karunianya. Ia berkata, "Aku akan menekankan buah Roh saja-kasih, sukacita, damai sejahtera, dan kesabaran" (lihat Gal 5 : 24). Saat ini ia memang dokter yang sangat baik, sayangnya ia tidak dikenal sebagai pengikut Yesus Kristus.

Yohanes 15 menunjukkan bahwa menghasilkan buah bukanlah sesuatu hal yang kita lakukan sendiri, tapi dampak dari luar. Buah Roh ada karena kita tinggal di dalam Kristus, yang berkata, "Akulah yang memilih kamu. Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah ..." (ayat 16).
Menghasilkan buah menunjukkan kita menjadi murid-murid-Nya (ay. 8). Cara kita hidup dan berbicara akan menunjukkan bahwa kita berserah kepada Tuhan Yesus. Bagaimanapun, inilah tujuan dari penciptaan, "mempersatukan di dalam Krsitus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di surga maupun yang di bumi" (Ef 1 : 10)

Bagian terakhir dari Yohanes 15 memperjelas hal itu. Banyak orang akan bereaksi menentang kesetiaan kepada Yesus Kristus yang tanpa kompromi. Seseorang tidak dianiaya karena ia pengasih, bersukacita, atau penyabar. Kita sangat memerlukan Roh Kudus agar kita tetap hidup sesuai dengan kehendak Tuhan, sesuai dengan kebenaranNya dan bersaksi tentang Tuhan kita, Yesus Kristus secara terbuka kepada orang lain (ay. 27). Mengapa begitu banyak orang melupakan penyerahan diri mereka yang mula-mula kepada Tuhan Yesus semata agar diterima dalam pergaulan, semacam kekristenan yang steril? Marilah kita semua waspada, jangan kita gagal untuk tetap tinggal di dalam Kristus, tidak bersaksi tentang Dia. Tuhan dapat membuang orangm tidak terkecuali para dokter!

Baca : Yohanes 15

Dikutip dari :
Sumber Hidup Praktisi Medis

Tidak ada komentar:

Copyright 2007, Pelayanan Medis Nasional (PMdN) Perkantas

Jl. Pintu Air Raya 7, Komplek Mitra Pintu Air Blok C-5, Jakarta Pusat
Telp. (021) 3522923, 3442463-4 Fax (021) 3522170
Twitter : @MedisPerkantas
Download Majalah Samaritan Versi Digital : https://issuu.com/samaritanmag