Kamis, 04 September 2014

Logo ICMDA-Penyerahan Diri

Kristus telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara seiman kita. - 1 Yohanes 3 : 16

Loga ICMDA tidak hanya berbicara tentang kerendahan hati, tetapi juga kehilangan dan kerelaan untuk mematikan ambisi duniawi yaitu dengan menempatkan palang yang menembus huruf 'I' besar; dan persekutuan dalam penderitaan Kristus (Flp 3 : 10-11). Ini bisa berarti mati terhadap kemasyhuran dan martabat. Dalam suatu rezim pemerintahan yang menindas rakyatnya, banyak orang percaya dengan sengaja ditempatkan di wilayah yang terpencil untuk mengerjakan tugas-tugas sulit, bahkan mengalami tindak kekerasan dan penganiayaan. Juga mereka yang menjadi misionaris mendapat banyak kesukaran, sementara teman-teman sekelas mereka dahulu, menikmati hidup jauh lebih nyaman dan lebih gemerlap.

Salib Kristus mendahului kebangkitan dan kenaikan-Nya dan juga keselamatan kita. Ia telah memberikan kepada pengikut-Nya kekuatan transformasi oleh Roh-Nya, yang buah pertamanya adalah kasih (Gal 5 : 22). Apapun lingkup pekerjaan kita, baik pelayanan atau kerelaan menanggung penderitaan bagi Dia harus dilakukan dengan kasih karena selalu akan memperbarui persekutuan kita dengan Dia dan memberikan kita kekuatan. Seperti Paulus, kita belajar menghitung apa yang dulu kita anggap keuntungan, sekarang menjadi tidak berharga karena Kristus (Flp 3 : 7).

Tujuan hidup kita hendaknya bukan untuk mengukir prestasi besar demi kepentingan diri sendiri, melainkan membiarkan Dia mengubah diri kita menjadi serupa dengan gambar-Nya (2 Kor 3 : 18). Seperti patung, sesuatu yang tidak sesuai dengan maksud sang seniman harus dibuang. Allah menentang orang yang congkak, tapi memberi anugerah kepada orang yang rendah hati (1 Ptr 5 : 5). Mereka yang rendah hati sampai pada kesudahannya, bahkan bertahan dalam penderitaan, mungkin tidak dihargai dunia ini, namun mereka akan menerima mahkota surgawi. Selanjutnya, dalam penyembahan yang tak berkesudahan, semua mahkota akan ditempatkan di depan kaki-Nya (Why 2 : 10; 4 : 10-11)

Doa : Tuhan Yesus, tolonglah agar tujuan-Mu menjadi tujuan hidupku, berapapun harganya. Dan kiranya semua yang kulakukan adalah demi kemuliaan nama-Mu. Amin.

Baca : Filipi 3 : 1-11

Sumber Hidup Praktisi Medis

Tidak ada komentar:

Copyright 2007, Pelayanan Medis Nasional (PMdN) Perkantas

Jl. Pintu Air Raya 7, Komplek Mitra Pintu Air Blok C-5, Jakarta Pusat
Telp. (021) 3522923, 3442463-4 Fax (021) 3522170
Twitter : @MedisPerkantas
Download Majalah Samaritan Versi Digital : https://issuu.com/samaritanmag