Senin, 28 April 2014

Kerendahan Hati yang Sejati

Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.-Yakobus 4 : 10

Penglihatan Yohanes, sebagaimana tercatat dalam Wahyu 5, melukiskan gambaran yang hidup tentang keagungan, kebesaran dan kelayakan Tuhan Yesus Kristus. Kita melihat Dia yang dimuliakan, duduk di sebelah kanan Allah Bapa, namun masih menanggung luka-luka penyaliban-Nya yang belum sembuh. Walaupun Ia dipermuliakan namun Yesus inilah yang juga merendahkan diri sepenuhnya, menjadikan diri-Nya sendiri tak dipandang oleh dunia, menjadi seorang hamba bagi manusia, dan dihukum mati seperti seorang kriminal (band. Filipi 2 : 7-8)

Sebagai ahli kesehatan, kita diberi hak-hak istimewa oleh masyarakat. Kita mendapat kesempatan dalam hal pendidikan; masyarakat meminta nasihat kita dan mempercayakan kepada kita hal-hal yang bersifat sanagt pribadi dalam kehidupan mereka. Kita telah diberi pengetahuan, keterampilan dan kemampuan untuk menyembuhkan penyakit serta meringankan penderitaan. Semua ini memberi kita kasus di dunia dan menaikkan harga diri kita. Namun Tuhan mengharapkan kita mempraktikkan kerendahan hati Kristus, Tuan kita.

Sikap merasa diri lebih baik dari orang lain dalam pekerjaan, kesombongan dan ambisi, dapat menjadi batu sandungan besar, dan dapat mengeraskan hati kita dengan mudah. Kita menapaki jalan yang penuh bahaya. Iblis menghadang kita dengan kesuksesan duniawi. Kita menapaki jalan yang penuh bahaya. Iblis menghadang kita dengan kesuksesan duniawi, kemasyhuran dan kesenangan hidup, dan ia sering bertindak lewat cara-cara yang sangat halus untuk menghancurkan hubungan kita dengan Tuhan. Jika kita menerima apa yang iblis tawarkan, kita mengingkari Kristus dan teladan-Nya yang sempurna. Kebenaran berasal dari Tuhan sendiri berdasarkan iman (Filipi 3 : 9). Hanya melalui iman kepada Allah yang hidup kita ditinggikan oleh-Nya.

Doa : Tuhan Yesus, terima kasih untuk hidup dan pengorbanan-Mu. Bekerjalah di dalam aku, Tuhan, menyingkapkan setiap kebanggaan palsu dan rasa benar diri palsu yang melekat padaku dan jadikan aku rendah hati seperti diri-Mu.

Baca : Matius 23 : 1-12; Filipi 3 : 7-11; Wahyu 5
Disadur dari The Doctor's Life Support, 1994)

Tidak ada komentar:

Copyright 2007, Pelayanan Medis Nasional (PMdN) Perkantas

Jl. Pintu Air Raya 7, Komplek Mitra Pintu Air Blok C-5, Jakarta Pusat
Telp. (021) 3522923, 3442463-4 Fax (021) 3522170
Twitter : @MedisPerkantas
Download Majalah Samaritan Versi Digital : https://issuu.com/samaritanmag