Rabu, 10 Februari 2016

Marah Kepada Tuhan

Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku.-Kejadian 32:26


Yakub telah kehabisan akan! Ia telah menipu abangnya, Esau, dan kemudian lari menyelamatkan diri. Ia seorang pria yang ulet dan cerdas, sanggup mengendalikan tawar-menawar yang sulit, namun takut akan keselamatannya sendiri. Sekarang ia akan bertemu dengan Esau lagi setelah beberapa tahun tidak bertemu. Ia mengirim lebih dulu kawanan ternaknya yang terbaik sebagai hadiah, untuk meredakan amarah Esau kemudian anggota keluarganya sendiri. Ia menunggu, sendirian. Mungkin hatinya penuh dengan ketakutan dan penyesalan.


Tapi tiba-tiba seorang laki-laki datang dan bergulat dengan dia. Mereka berkeringat, menggeram dan bergumul satu sama lain sepanjang malam tetapi laki-laki itu tidak bisa mengalahkan Yakub. Ia memukul sendi pangkal Yakub dan berkata, "Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyinsing." Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku,"jawab Yakub (Kej 32:26). Laki-laki itu memberkati Yakub dan memberi dia nama baru, Israel, karena ia telah berumul dengan Tuhan dan dengan manusia dan telah mengalahkannya. Sekarang sudah jelas bagi Yakub lawan dia adalah Tuhan sendiri. Sambil berjalan terpincang-pincang ia berkata, "Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tapi nyawaku tertolong!" (Kej 32:30)

Apakah kita, ketika sudah kehabisan tenaga atau gagal menangani kasus-kasus sulit, juga bergumul dengan Tuhan? Adalah penting untuk menyadari bahwa pergulatan Yakub dengan Tuhan bukanlah pertemuan doa yang nyaman dan saling menghargai. Kejadian itu sesungguhnya adalah pertandingan gulat, misterius dan penuh kuasa. Mungkin semacam ujian yang mencap Yakub sebagai laki-laki beriman dan dari situlah ia keluar membawa berkat. Tidak ada kesombongan atau keangkuhan saat ia bergumul dengan orang asing itu, tapi sebaliknya ada kerendahan hati dan kejujuran, dan akhirnya rasa syukur ketika ia sadar apa yang sebenarnya terjadi. Marilah kita merenungkan pengalaman Yakub ini hari ini dan besok lebih jauh lagi.

Baca : Kejadian 32:22-32

Dikutip dari :
Sumber Hidup Praktisi Medis

Tidak ada komentar:

Copyright 2007, Pelayanan Medis Nasional (PMdN) Perkantas

Jl. Pintu Air Raya 7, Komplek Mitra Pintu Air Blok C-5, Jakarta Pusat
Telp. (021) 3522923, 3442463-4 Fax (021) 3522170
Twitter : @MedisPerkantas
Download Majalah Samaritan Versi Digital : https://issuu.com/samaritanmag