Rabu, 25 Mei 2016

Mengenali Tangan Allah yang Murah

Tuhan akan menuntun engkau senantiasa .... - Yesaya 58 : 11


Janji akan tuntunan Allah adalah pasti dan diulangi berkali-kali. Ia telah menjadikan kita ciptaan baru dan telah menyiapkan rencana bagi hidup kita (Efesus 2:10). Yesus sendiri berjanji bahwa pengikut-pengikut-Nya tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan mempunyai terang kehidupan (Yohanes 8:12). Namun dalam kehidupan profesional dan pergaulan kita, hal mengenali dan menerapkan kehendak Allah adalah hal praktis yang penting dan perlu dilakukan terus-menerus. Pemikiran berikut ini berpangkal dari pengalaman panjang :

1. Allah telah berkeinginan agar kita mengetahui kehendak-Nya daripada kita sendiri. Dia tidak mencoba memperdaya kita, tidak juga mengaburkan rencana-Nya. Tapi kita tidak selalu siap menerima jawaban yang kita minta. Janji-janji Allah sering bersyarat tergantung pada sikap kita: "Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu" (Amsal 3:6). "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kehendak-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu" (Matius 6:33).

2. Allah terkadang menahan jawaban atas permintaan kita karena memiliki sesuatu yang lebih baik bagi kita, "Sebab TUHAN adalah Allah yang adil; berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia!" (Yesaya 30:18).

3. Tuntunan mungkin diberikan dengan cara yang berbeda kepada orang-orang yang berbeda, dan dengan cara yang berbeda kepada orang yang sama. Allah kita adalah Allah yang hidup, pemilik inisiatif dan sumber daya yang tak terbatas. Ia jarang bekerja dalam cara yang sama dua kali.

4. Kita mungkin tidak dengan sepenuhnya sadar akan tuntunan Allah pada saat tersebut, tapi dengan melihat ke belakang kita dapat melihat bagaimana tuntunan itu bebas dari kekeliruan. Banyaknya "kebetulan-kebetulan" dalam keadaan dan waktu tertentu meyakinkan hati kita akan tangan Allah yang murah atas kita.

Anak-Ku terkasih, janganlah gentar akan hari esok
yang tidak kau ketahui,
Janganlah gentar atas tuntunan baru dalam hidupmu,
Ketidaktahuanmu tidak akan menjadi penyebab derita
Karena aku tahu yang tidak 'kau ketahui.

Baca : Mazmur 121 ; Yohanes 10:1-14.
(Diadaptasi dari The Doctor's Life Support, 1994)

- Sumber Hidup Praktisi Medis (The Doctor's Life Support 2)

Tidak ada komentar:

Copyright 2007, Pelayanan Medis Nasional (PMdN) Perkantas

Jl. Pintu Air Raya 7, Komplek Mitra Pintu Air Blok C-5, Jakarta Pusat
Telp. (021) 3522923, 3442463-4 Fax (021) 3522170
Twitter : @MedisPerkantas
Download Majalah Samaritan Versi Digital : https://issuu.com/samaritanmag