Senin, 13 Juni 2016

Sukacita Dalam Pencobaan

Sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu. - Nehemia 8:11


Bangsa Israel yang telah pulang dari Babel membangun kembali Kota Yerusalem dan tinggal di kota-kota serta kampung-kampungnya. Sekarang mereka berkumpul di Yerusalem untuk merayakan Hari Raya Pondok Daun pada bulan ketujuh. Mereka mendengarkan Hukum Allah dibacakan dan dijelaskan. Mereka menjadi begitu sadar akan dosa-doa mereka sehingga mereka menangis. Tapi Nehemia mengingatkan mereka bahwa hari itu dimaksudkan untuk berpesta dan bersukacita. "Hari ini adalah kudus bagi TUHAN kita! Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu!" Apabila kita bersusah hati atau patah semangat kita tidak kuat. Bersukacita di dalam Tuhan dan melayani Dia dengan hati gembira serta bersyukur, akan memberikan kekuatan pada tubuh dan roh kita, dalam melaksanakan pekerjaa
n kita, menanggung segala sesuatu dan melawan segala apa yang memusuhi kita.

Sekarang ini ada banyak tantangan terhadap Injil Kristen maka kita perlu kekuatan dari Tuhan untuk mengatasinya. "Hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya" (Efesus 6:10). Yakobus menasihati kita, "Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan" (Yakobus 1:2), lalu ia menjelaskan bagaimana ujian menghasilkan kedewasaan. Petrus menulis tentang orang-orang percaya, mereka yang telah "lahir kembali melalui kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada hidup yang penuh pengharapan, untuk menerima warisan yang tidak dapat binasa, ... yang tersimpan di surga bagi kamu ... Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan" (1 Petrus 1:3-6).

Penderitaan merupakan bagian integral dari murid Tuhan Yesus Kristus. Kita makin serupa dengan Dia jika kita menghadapi penderitaan kita dengan kesabaran, ketabahan, dan sukacita. Ini tidak mudah. Tidak mudah juga bagi Yesus. Ia berjalan mantap menuju Yerusalem meskipun Ia tahu apa yang akan dihadapi-Nya. Lalu Ia disalibkan dan menanggung penderitaan yang amat sangat hina itu dengan tekun "ganti sukacita yang disediakan bagi Dia!" (Ibrani 12:2). Marilah kita mengikuti jejaknya. Dan menyerap kekuatan dari sukacita kita karena kita berada di dalam Dia.


Baca : Imamat 23:23-25; Yesaya 50:4-7; Kisah Para Rasul 5:41-42

Disadur dari : Sumber Hidup Praktisi Medis 2002

Tidak ada komentar:

Copyright 2007, Pelayanan Medis Nasional (PMdN) Perkantas

Jl. Pintu Air Raya 7, Komplek Mitra Pintu Air Blok C-5, Jakarta Pusat
Telp. (021) 3522923, 3442463-4 Fax (021) 3522170
Twitter : @MedisPerkantas
Download Majalah Samaritan Versi Digital : https://issuu.com/samaritanmag