Rabu, 20 Juli 2016

Mengejar Kesenangan

Apa yang kamu kehendaki Kuperbuat bagimu? --Matius 20:32


"Ada dua rasa yang berperan penting terhadap pengudusan kita," kata Pascal. "Rasa sakit dan rasa senang." Praktisi medis sudah terbiasa dengan rasa sakit, tapi kapankah kita melihat pentingnya menganggap kesenangan sebagai pembentuk hidup kita? Semua orang Kristen yang kukenal membuat hidup percaya mereka menjadi menarik, mereka mencintai hidup dan mempunyai hidup berlimpah-limpah. Mereka berbahagia dan sering tertawa, walaupun dari luar nampaknya tidak ada alasan jelas untuk merayakan sesuatu. Ini kontras dengan pandangan populer tentang orang Kristen yang dianggap selalu serius dan bekerja keras.

Tapi cap pietis itu tidak selalu tepat. Baru-baru ini aku membaca laporan gereja puritan, tahun 1695. Seorang suami yang hendak menunjukan penyesalan, berniat pantang berhubungan seks dengan istrinya selama setahun. Panatua gereja menegurnya bahwa ia tidak berhak menghalangi istrinya untuk menikmati kesenangan seks yang Allah berikan. Di dalam PL, Allah memberi janji-janji berlimpah-limpah yakni pengampunan dosa dan kesenangan yang tiada akhirnya--"di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa" (Mzm 16:11). Tuhan Yesus datang untuk menggenapi janji ini dan agar jiwa kita "menikmati sajian yang paling lezat" (Yesaya 55:2). Dalam Yohanes 4, Ia memfokuskan perhatian-Nya pada kehausan perempuan Samaria, dan bukan kepada reputasinya. Sama seperti pertanyaan-Nya kepada orang buta (Matius 20:32) Tuhan Yesus tidak segan mengemukakan keinginan orang dan mau supaya mereka mengerti bahwa hanya Dia yang sanggup memenuhi keinginan mereka itu.

Suatu pagi setelah hujan, udara bersih dan pohon penuh embun. Seekor bajing duduk mengunyah kacang, tidak menyadari kehadiranku. Aku merasakan sayup-sayup gema kesenangan Allah dalam ciptaan-Nya walaupun sudah cemar. Kesenangan kecil seperti itu dapat membuat kita merindukan Tuhan Allah lebih dalam lagi dan mengukuhkan pengudusan kita.

Baca: Mazmur 16.



Disadur dari: Sumber Hidup Praktisi Medis 2002.

Tidak ada komentar:

Copyright 2007, Pelayanan Medis Nasional (PMdN) Perkantas

Jl. Pintu Air Raya 7, Komplek Mitra Pintu Air Blok C-5, Jakarta Pusat
Telp. (021) 3522923, 3442463-4 Fax (021) 3522170
Twitter : @MedisPerkantas
Download Majalah Samaritan Versi Digital : https://issuu.com/samaritanmag