Senin, 25 Juli 2016

Stamina dari Tuhan

Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi ... Dia memberi kekuatan ... Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu, dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. ---Yesaya 40:28-31


Kata-kata ini menimbulkan pengharapan pada setiap dokter--mengingatkanku bahwa TUHAN mengatur baik di dalam maupun di luar bagian kecil dari departemen korban kecelakaan tempatku sekarang bekerja. Sering sulit bagi mereka yang diluar profesi kedokteran membayangkan betapa beratnya mengurus pasien yang berdatangan tiada habisnya. Hal itu dapat menyita stamina dokter terkuat sekalipun, dan tidak lama kemudian pekerjaan terhormat itu dapat menjadi pergumulan mati-matian untuk bertahan dari keadaan yang membuat kita sinis dan jenuh.

Sebagai orang Kristen, kita memiliki kehormatan besar untuk mengenal Tuhan Yesus, Imam besar kita, yang telah pergi mendului kita dan mengenal kelemahan-kelemahan kita (Ibrani 4:14-15). Alkitab menceritakan beberapa manusia yang lemah dan lesu yang dilewatkan oleh kuasa Tuhan. Elia diselamatkan dari keinginannya untuk mati sesudah mengalahkan nabi-nabi Baal; Petrus mengandalkan kekuatan Tuhan selama di penjara---yang berakhir dengan pembebasannya yang ajaib. Bahkan Tuhan Yesus, walaupun Dia sepenuhnya Allah dan sepenuhnya manusia, meminta kekuatan dari Bapa-Nya untuk melalui pergumulan-Nya di Getsemani, saat Dia siap untuk minum dari cawan kemurkaan Allah karena dosa manusia (Matius 26:39).

Tidak terhitung contoh-contoh stamina dari Allah di seluruh Alkitab, digabung dengan banyak kesaksian dari orang Kristen masa kini yang mirip. Jadi mari kita menghadapi cobaan---baik mental maupun fisik dengan meningkatkan semangat dan keyakinan kita, karena kita tahu Tuhan Yesus yang telah memanggil kita adalah setia, dan Ia akan menggenapinya (1 Tesalonika 5:24).

Baca: 1 Raja-raja 19:3-18; Yohanes 17:1-26; Kisah Para Rasul 12:1-11.


Disadur dari : Sumber Hidup Praktisi Medis 2002.

Tidak ada komentar:

Copyright 2007, Pelayanan Medis Nasional (PMdN) Perkantas

Jl. Pintu Air Raya 7, Komplek Mitra Pintu Air Blok C-5, Jakarta Pusat
Telp. (021) 3522923, 3442463-4 Fax (021) 3522170
Twitter : @MedisPerkantas
Download Majalah Samaritan Versi Digital : https://issuu.com/samaritanmag